Kamis, 02 Juli 2015

budidaya nangka

Budidaya Buah Nangka dalam Pot (tabulampot)

Putriku diantara Buah Nangka mini
Deskripsi Nangka dalam pot , Buah Nangka mini merupakan pariental baru jenis nangka. Bagi yang gemar menanam buah dalam pot, saatnya mencoba menanam buah yang satu ini “Buah Nangka Mini dalam Pot”. Nangka mini sangat cocok sebagai tanaman buah/hias pekarangan depan rumah maupun tabulampot (Tanaman Buah dalam Pot). Nangka Mini dengan ketinggian tanaman yang dapat mencapai 3 – 5 meter dan cepat berbuah.adalah salah satu pilihan tanaman buah yang layak dipilih. Sangat cocok dijadikan hiasan depan rumah.
Nangka mini yang memiliki sifat genjah dapat mulai berbuah di pekarangan rumah pada umur satu setengah tahun dan dapat dinikmati rasa manis buahnya setelah empat bulan setelah pembungaan. Bentuk buahnya bulat atau agak lonjong. Berat buah rata-rata nangka mini adalah 5-7,5 kg, tetapi dapat mencapai 15 kg pada varietas tertentu. Warna, aroma, tekstur, maupun rasa buahnya bervariasi tergantung jenisnya. Seperti halnya jenis tanaman nangka lainnya, tempat ideal untuk pertumbuhan nangka mini adalah daerah dengan ketinggian sampai 700 mdpl dengan tanah yang gembur dan agak berpasir. Tanaman nangka mini memerlukan curah hujan tinggi, yaitu antara 2.500-3.000 mm/tahun untuk dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik jadi harus rajin menyiram kalau musim kemarau agar tidak mati.
Asal Usul Penyebaran
Nangka diyakini berasal dari India, yakni wilayah Ghats bagian barat, di mana jenis-jenis liarnya masih didapati tumbuh tersebar di hutan hujan di sana. Kini nangka telah menyebar luas di berbagai daerah tropik, terutama di Asia Tenggara.
Manfaat Nangka Mini
Tanaman nangka mini tergolong serba guna. Buah nangka mini yang muda dapat disayur (gudeg). Sementara buah nangka mini yang matang enak dimakan segar. Biji nangka mini (bethon dlm bhs jawa) enak dimakan setelah direbus atau dibakar. Daun nangka mini untuk pakan ternak seperti kambing jawa atau lainya. Batang nangka mini yang telah tua baik sekali untuk bahan bangunan. Warna batang nangka mini semakin kuning tua, mutu kayu untuk bahan bangunan semakin tinggi. Buah nangka mini yang telah matang dapat dibuat dodol dan keripik nangka yang tahan lama disimpan. Tanaman nangka mini baik untuk konservasi lahan miring (curam), tetapi kurang baik untuk pelindung jalan karena daun mudah gugur.
Syarat Tumbuh Nangka Mini
Meskipun tanaman nangka mini dapat tumbuh hampir di semua tempat, tetapi tempat ideal untuk pertumbuhan nangka mini adalah daerah yang berketinggian 1-700 m di atas permukaan laut. Tanah yang gembur dan agak berpasir adalah jenis tanah yang disukai nangka mini. Tanaman nangka mini ini membutuhkan curah hujan tinggi, yaitu antara 2.500-3.000 mm/tahun.
Cara dan Teknis Budidaya Nangka Mini
Perbanyakan tanaman nangka mini diperbanyak dengan biji. Namun, saat ini dikembangkan dengan cara sambungan karena teknik sambung lebih cepat berbuah. Batang bawah dapat digunakan untuk perbanyakan dengan sambungan. Walaupun dapat diperbanyak dengan okulasi, tetapi cara ini jarang digunakan. Bila bibit nangka mini berasal dari biji, tanaman mulai berbuah pada umur 2-8 tahun. Namun, bibit dari sambungan sudah bisa berbuah pada umur kurang dari 2-3 tahun. Biji nangka mini yang akan digunakan untuk bibit tidak boleh dijemur di bawah sinar matahari terik karena embrionya mudah mati (biji rekalsitran): Budidaya nangka mini, bibit ditanam dalam lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x 30 cm. Setiap lubang diberi pupuk kandang 10 kg. Bibit nangka mini di lahan setelah mencapai ketinggian lebih dari 50 cm (biji disemaikan dulu dalam polibag atau persemaian khusus).
Pemeliharaan
Pupuk buatan jarang diberikan, tetapi sebaiknya diberi pupuk NPK (15-i5-i5) sebanyak 25-1000 g per tanaman per tahun. Pupuk ini diberikan tiga kali setiap tahun. Namun, setelah tanaman mulai berbuah, pupuk cukup diberikan 1-2 kali per tahun. Pada batang tanaman sering tumbuh tunas-tunas baru. Tunas-tunas seperti ini harus dibuang dan yang tersisa hanya tunas-tunas normal, kekar, dan sehat. Semakin tanahnya subur dan banyak diberikan pupuk N (urea dan ZA) maka banyak tumbuh tunas-tunas samping yang tidak produktif, yang hanya mengganggu perkembangan batang pokok. Adakalanya buah tumbuh berdempetan, tetapi umumnya tunggal. Setelah terjadi pernyerbukan, yakni setelah membentuk buah kecil (baban, sebaiknya buah dibungkus (dibrongsong) dengan plastik hitam atau anyaman daun kelapa atau kertas bekas kantong semen. Hal ini untuk mencegah serangan lalat buah. Tanaman nangka sebenarnya mampu berbuah sepanjang tahun, tetapi musim panen raya pada bulan Agustus-Januari. Pemangkasan cabang jarang dilakukan. Namun, bila tumbuhnya terlalu subur, pembuangan ranting yang lemah dan rapat sangat dianjurkan.
Hama dan Penyakit
Hama yang sering merisaukan adalah lalat buah Dacus dorsalis dan Dacus umbrosus yang menyebabkan buah nangka menjadi busuk. Kutu putih sering tampak pada daun muda dari bibit nangka. Hama ini mudah diatasi dengan semprotan Bayrusil 0,2%. Penyakit yang membahayakan adalah Erwinia carotouora. Bakteri ini menyerang titik tumbuh tanaman, kemudian menjalar menyerang batang sehingga menimbulkan busuk lunak berwarna kehitaman. Bakteri menyerang bila kondisi lingkungan terlalu basah dan berkabut. Cendawan Rhizopus artocarpi menyerang tangkai buah sehingga pangkal buah membusuk berwarna hitam. Bila belum terlambat, semprotan Benlate 0,2% dapat mengatasi serangan cendawan ini. Penyakit bakteri hanya dapat diatasi dengan infusan antibiotik, misalnya Tetracyclin 0,5-1,5%. Penyiraman akar tanaman yang sakit mati pupus Erwinia dengan lisol (karbol) 10-15 % dapat menghambat serangan lebih lanjut.
Panen dan Pasca Panen
Buah nangka mini untuk disayur biasanya dipanen sewaktu masih muda. Namun, bila buah nangka mini akan dimakan segar, sebaiknya dipanen setelah matang pohon. Namun, buah nangka mini dapat dipanen menjelang matang, tetapi telah tua penuh. Buah yang telah matang ditandai dengan durinya yang jarang dan bila dipukul-pukul dengan benda keras akan menimbulkan suara yang menggema serta timbul aroma khas.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:Plantae
Divisi:Magnoliophyta
Kelas:Magnoliopsida
Ordo:Rosales
Famili:Moraceae
Genus:Artocarpus
Spesies:A. heterophyllus
Nama binomial
Artocarpus heterophyllus
Anda membutuhkan bibit Nangka Mini Hubungi
Waras Farm, Jl Cipaot Kp. Perigi Cikerai, Cibeber Cilegon
081314457361, 081911188430 Ir. Rasmidi
(Blm termasuk ongkir pengantaran pohon)

nangka

Menanam Nangka Dalam Pot Bisa Berbuah, Mudah

26 Agustus 2014 12:23:54 Dibaca : 3,959
Menanam Nangka Dalam Pot Bisa Berbuah, Mudah
-
Suka buah nangka? Tidak punya lahan luas? Tidak usah khawatir, Nangka bisa di tanam dalam pot dengan buah yang lebat. Hanya membutuhkan Media Tanam, Air, Matahari penuh dan Kemauan, dijamin nangka tersebut memuaskan penanamnya, dengan memberi imbalan tumbuh subur, berbuah lebat. Tanaman nangka jika berbuah tidak mengenal musim.
Jika Anda tidak suka buah nangka, buah dari hasil panen bisa dibagikan ke tetangga, kerabat, tukang sol sepatu yang lewat depan rumah termasuk tukang penjual kembang tahu yang renta pokoknya yang masih membutuhkan buah-buahan.
1408970102988858833
Pada saat menanam yang membuat bangga adalah muncul kuncup bunga, tetapi biasanya kuncup-kuncup tersebut berjatuhan alias rontok. Dari sekian bunga yang mekar yang jadi buah hanya satu atau dua saja. Penanamnya harus sabar, tidak perlu cemas maupun kecewa, namanya belajar berbuah. Ternyata tanaman tidak mau kalah dengan manusia, melalui tahap pembelajaran.
14089701681133779426
Tanda-tanda dari tanaman yang sehat dan terpuaskan asupan kebutuhan hidupnya adalah daunnya terlihat hijau agak tua dan mengkilap.
Setelah dua tiga kali berbunga barulah tanaman nangka siap berbuah lebat. Yang terlihat pada gambar tanaman ini sudah memberikan kepuasan dua kali panen, dan buahnya manis sekali, memang nangka tidak pernah asem tetapi ada buah nangka yang terasa hambar alias anyep. Nangka yang enak itu daging buahnya kenyal mengkel dan renyah tidak hambar lembek bubur.
Cara menanam nangka dalam pot:
  • Siapkan pot besar (ukurannya seperti yang terlihat pada gambar)
  • Alas Pot diberi dasar styrofoam bekas yang dipotong dadu agar air dalam pot bisa poros/tidak ngembeng (jika air ngembeng dalam pot bisa mengganggu kesehatan tanaman)
  • Masukkan Media
  • Masukkan bibit nangka (bibit nangka harus yang mempunyai gen unggul)
  • Tutup lagi dengan media
  • Letakkan di tempat yang sejuk dahulu, setelah kuat baru diletakkan di tempat yang panas.
Media :
Tanah gembur,  Sekam mentah, Kompos Daun, Kompos kotoran hewan, sekam bakar, berbanding : 1 : 0,5 : 1 : 1 : 0,5 aduk rata dan siap dimasukkan dalam pot.
Hanya sekedar membantu mencerahkan bagi yang ingin tahu media untuk tabulampot (Tanam buah dalam pot). Jika pembaca sudah paham, mari kita bergandeng tangan untuk mencerahkan kepada yang ingin bertanam tetapi merasa takut kesulitan, padahal menanam tanaman buah dalam pot sangatlah mudahnya, hanya perlu kemauan kuat. Hasilnya sangat memuaskan dan sangat membanggakan. Cobalah!
14089708602065583167
Setelah tanaman terlihat pertumbuhannya bagus, mulai dilakukan pemupukan dengan pupuk cair yang organik saja, banyak tersedia di toko tanaman, di sana banyak pilihan, ada pupuk organik dan kimia. Dianjurkan jika menanam tanaman dalam pot sebaiknya menggunakan pupuk organik, agar media di dalam pot yang hanya sedikit tidak mengalami kerusakan. Jika diberi pupuk kimia tanah cepat kehilangan unsur hara, membuat tanaman menjadi kurang bergairah. Memang jika diberi pupuk kimia awalnya pertumbuhannya cepat, tetapi lama-kelamaan tanah menjadi panas dan rusak, apalagi jika cara pemberian pupuk kimia takarannya tidak tepat.
Kelebihan dari  pupuk organik, dapat mengurai tanah menjadi sehat karena terdapat kandungan mikroba dan berjuta pasukan mikroorganisme yang dengan senangnya mengurai tanah sehingga tanah menjadi gembur, mengundang cacing untuk bermigrasai dan menuntaskan tugasnya mengebor tanah dan meninggalkan jejak kotoran yang sangat berguna bagi akar tanaman dalam mendapatkan asupan vitamin hingga akar dengan mudah menghisap makanan yang disajikan didalam tanah.
Menggunakan pupuk organik dan pestisida nabati, buahnya menjadi terasa manis gurih dan renyah yang sangat penting adalah sehat tanpa kandungan pestisida kimia dan pupuk kimia.
Monggo . . . silahkan, minimal hanya satu pohon di dalam halaman yang kecil, sudah ikut andil membantu memperbaiki lingkungan sekitar yang sedang sakit.
Selamat bertanam.

Rabu, 01 Juli 2015

ikan gabus

CARA BUDIDAYA IKAN GABUS (Ophiocephalus striatus)

oleh : Rokit,SP
Penyuluh Perikanan Kab. Sinjai
 

A.     Mengenal Lebih Dekat Ikan Gabus
Ikan gabus merupakan ikan air tawar liar dan predator benih yang rakus dan sangat ditakuti pembudidaya ikan. Ikan ini merupakan ikan buas (carnivore yang bersifat pemakan segala yang predator). Di alam, ikan gabus tidak hanya memangsa benih ikan tetapi juga ikan dewasa dan serangga air lainnya termasuk kodok.
Asal usul Ikan Gabus, Ternyata ikan gabus adalah ikan asli Indonesia. Hidup di perairan sekitar kita, di rawa, di waduk dan di sungai-sungai yang airnya tenang. Namun sayang, populasi ikan gabus di alam sudah mulai berkurang, sehingga budiadaya ikan gabus ini sangat perlu dikembangkan.
Ikan gabus dikenal dengan banyak nama. Ada yang menyebutnya sebagai aruan, haruan (Melayu dan Banjar), kocolan (Betawi); bayong, bogo, licingan, kutuk (Jawa), bale salo (Bugis); dan lain-lain.. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793) dan ada yang menyebutnya Ophiocephalus striatus.
Kelas            :    Pisces
Subkelas       :    Actinopterygii
Ordo             :    Perciformes
Famili            :    Channidaeae
Genus            :    Channa
Species          :    Channa sriata/Ophiocephalus striatus
Ada beberapa jenis gabus. Channa striata merupakan jenis ikan gabus yang banyak ditemui dan memiliki ukuran tubuh relatif kecil. Jenis lain adalah gabus toman Channa micropeltes dan Channa pleuropthalmus. Gabus toman merupakan jenis gabus yang berukuran tubuh besar, mencapai panjang 1 meter dengan 5 kg.
Ikan gabus memiliki kepala berukuran besar dan agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead). Terdapat sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh berbentuk bulat gilig memanjang, seperti peluru kendali atau torpedo. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya. Sisi atas tubuh dari kepala hingga ke ekor berwarna gelap, hitam kecokelatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh putih. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata).Warna ini sering kali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulutbesar,dengan gigi-gigi besar dan tajam.
Ikan gabus biasa ditemukan di perairan umum sebagai ikan liar. Banyak itangkap di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Di Indonesia, ikan gabus awalnya hanya terdapat di barat garis Wallacea (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan). Namun dalam perjalanan waktu, ikan gabus diintroduksi (dimasukkan) ke wilayah Indonesia Timur.       
Pada beberapa daerah yang dilalui aliran sungai besar, rawa-rawa, danau, kolam, sawah dan lain sebagainya atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan. Jika sawah, kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui "berjalan" di daratan khususnya di malam hari di musim kemarau mencari tempat lain yang masih berair. Ikan gabus bisa bertahan hidup tanpa air karena bisa bernapas menyerap oksigen bebas menggunakan alat bantu pernapasan berupa "labirin".

B.      Ciri-Ciri Ikan Gabus
Ikan gabus memiliki kepala berukuran besar dan agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead). Terdapat sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh berbentuk bulat gilig memanjang, seperti peluru kendali atau torpedo. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya. Sisi atas tubuh dari kepala hingga ke ekor berwarna gelap, hitam kecokelatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh putih. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata).Warna ini sering kali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulut besar, dengan gigi-gigi besar dan tajam.

C.      Teknik Budidaya Ikan Gabu
1.      Perbedaan Ikan Gabus  Jantan Dan Betina  
 
Jantan dan betina ikan gabus bisa dibedakan dengan mudah. Caranya dengan melihat tanda-tanda pada tubuh. Jantan ditandai dengan kepala lonjong, warna tubuh lebih gelap, lubang kelamin memerah dan apabila diurut keluar cairan putih bening. Betina ditandai dengan kepala membulat, warna tubuh lebih terang, perut membesar dan lembek, bila diurut keluar telur. Induk jantan dan harus sudah mencapai 1 kg.


2.      Pemijahan Ikan Gabus          
Pemijahan dilakukan dalam bak beton atau fibreglass. Caranya, siapkan sebuah bak beton ukuran panjang 5 m, lebar 3 m dan tinggi 1 m; keringkan selama 3 – 4 hari; masukan air setinggi 50 cm dan biarkan mengalir selama pemijahan; sebagai perangsang pemijahan, masukan eceng gondok hingga menutupi sebagian permukaan bak; masukan masukan 30 ekor induk betina; masukan pula 30 ekor induk jantan; biarkan memijah; ambil telur dengan sekupnet halus; telur siap untuk ditetaskan. Untuk mengetahui terjadinya pemijahan dilakukan pengontrolan setiap hari. Telur bersifat mengapung di permukaan air. Satu ekor induk betina bisa menghasilkan telur sebanyak 10.000 – 11.000 butir.
3.      Penetasan   
Penetasan telur dilakukan di akuarium. Caranya : siapkan sebuah akuarium ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm; keringkan selama 2 hari; isi air bersih setinggi 40 cm; pasang dua buah titik aerasi dan hidupkan selama penetasan; pasang pula pemanas air hingga bersuhu 28 O C; masukan telur dengan kepadatan 4 – 6 butir/cm2; biarkan menetas. Telur akan menetas dalam waktu 24 jam. Sampai dua hari, larva tidak perlu diberi pakan, karena masih menyimpan makanan cadangan.
4.      Pemeliharaan Larva Ikan Gabus
    Pemeliharaan larva dilakukan setelah 2 hari menetas hingga berumur 15 hari, dalam akuarium yang sama dengan kepadatan 5 ekor/liter. Kelebihan larva bisa dipelihara dalam akuarium lain. Pada umur 2 hari, larva diberi pakan berupa naupli artemia dengan frekwensi 3 kali sehari. Dari umur 5 hari, larva diberi pakan tambahan berupa daphnia 3 kali sehari, secukupnya. Untuk menjaga kualitas air, dilakukan penyiponan, dengan membuang kotoran dan sisa pakan dan mengganti dengan air baru sebanyak 50 persen. Penyiponan dilakukan 3 hari sekali, tergantung kualitas air.
5.      Pendederan Ikan Gabus
Pendederan ikan gabus dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan kolam ukuran 200 m2; keringkan selama 4 – 5 hari; perbaiki seluruh bagiannya; buatkan parit keliling dengan lebar 40 cm dan tinggi 10 cm; ratakan tanah dasarnya; tebarkan 5 - 7 karung kotoran ayam / kotoran ternak; isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar 4.000 ekor larva pada pagi hari; setelah 2 hari, beri 1 - 2 kg tepung pelet atau pelet yang telah direndam untuk setiap hari; panen benih dilakukan setelah berumur 3 minggu.
6.      Pembesaran Ikan Gabus di Kolam
             Pemeliharaan ikan gabus untuk dibesarkan di kolam dengan cara sebagai berikut :
Siapkan kolam dengan ukuran tergantung keadaan lahan yang tersedia, biasanya ukuran antara 2.500 M2– 5.000 M2; keringkan selama 4 – 5 hari; perbaiki seluruh bagiannya; buatkan parit keliling dengan lebar 2 M dan tinggi 40 cm; ratakan tanah dasarnya; tebarkan 500 – 1.000 kg kotoran ayam / kotoran ternak; isi air setinggi 75 cm - 100 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar benih berumur 3 minggu sebanyak 5 ekor/M2  pada pagi hari; setelah itu beri pakan tambahan dengan dosis 3 – 5 % dari berat badan per hari; panen dapat dilakukan setelah ikan gabus berumur 3 – 4 bulan (ukuran konsumsi).

Minggu, 14 Juni 2015

buah kiwi

CARA MENANAM BUAH KIWI







Buah Kiwi adalah sejenis buah beri dengan kelompok kultivar dari kayu pohon anggur (Actinidia deliciosa) dan (hibrida) antara ini dan spesies pada genus (Actinidia). Actinidia tersebut asli berasal dari (Shaanxi, Cina). Buah kiwi yang normal berbentuk Oval, Kira-kira sebesar telur ayam (5 - 8 cm / 2 - 3 in dan diameter 4.5 - 5.5 cm 1 3/4 - 2). Buah kiwi tersebut kaya akan serat, Kulitnya berwarna hijau kecoklatan dan daging buah berwarna hijau terang atau ke emasan dengan biji kecil, hitam, Dan dapat dimakan. Tekstur buah kiwi ini sangat halus dan rasanya yang Unik. Pada saat ini buah kiwi telah di tanam di berbagai Daerah dan di negara. Buah kiwi tersebut pada awalnya bernama (Gosberi Cina). Dan buah ini di namai kembali dengan alasan ekspor marketing pada tahun (1950-an), Dan menjadi melonette.



Buah kiwi telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, Buah kiwi tersebut telah terbukti memiliki kandungan vitamin dan juga Nutrisi-nutrisi yang sangat penting untuk tubuh manusia, Sehingga dapat meningkatkan menjaga/kesehatan jika dikomsumsi secara rutin. Dengan manfaat buah kiwi tersebut buah kiwi sangat banyak diminati oleh para konsumen, Dan hal ini juga kesempatan untuk usaha budidaya yang bagus jika kita serius menekuni Membudidayakan buah kiwi tersebut.



Berladang dan bercocok (Berkebun) tanam adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan menghasilkan, Terlebih lagi apabila didukung oleh keadaan iklim dan tanah yang mendukung seperti tanah kita di Indonesia, Maka tak asing lagi apabila sektor pertanian merupakan salah satu lahan bisnis yang menjanjikan di Negara kita Indonesia ini. Salah satu hasil dari sektor pertanian atau perkebunan (Budidaya) yang memiliki prospek yang sangat bagus yaitu adalah buah kiwi. Pada saat ini kita akan membahas artikel tentang Tips terbik budidaya buah kiwi.

di bawah ini Tips terbaik budidaya buah kiwi.

1. Proses Penyiapan Lahan :
Kiwi dapat tumbuh dengan cukup subur di wilayah tropis, Seperti di negara Indonesia. Penyiapan lahan dapat kita mulai dengan membersihkan lahan dari Tanaman-tanaman liar, setelah lahan bersih langkah selanjutnya yaitu dengan menggemburkan bagian-bagin lahan yang akan ditanami. Setelah tanah di gemburkan tanah telah bisa kita pupuk dengan pupuk kandang secukupnya. Dan kita juga bisa mengatur tingkat kesamaan tanah dengan cara mengapur tanah dengan (Dolomite).

Kemudian pada Bagian-bagian tanah yang telah digemburkan dibuat lubang tanam dengan jarak kurang lebih (2 meter x 2 meter). Dan proses pembajakan, pemberian pupuk, pengapuran dan pembuatan Lubang-lubang tanam sebaiknya telah selesai dikerjakan 2 minggu sebelum penanaman bibit buah kiwi dilakukan. Sembari menggarap lahan, kita juga bisa memulai proses pembenihan sehingga ketika benih telah siap tanam, Dan lahan juga telah siap untuk digunakan dan ditanami.

2. Proses Pembenihan :
Pembenihan atau pembibitan buah kiwi dapat dilakukan dengaan cara menyemaikan Biji-biji kiwi. Untuk membantu mempercepat proses penyemaian, Biji-biji buah kiwi direndam terlebih dahulu dengan air hangat, Kemudian dikeringkan. Jika telah kering biji tersebut, disimpan dan dibungkus dengan Tissu maupun kapas selama 1 malam. Setelah itu di keluarkan biji-biji tersebut telah bisa disemai.

Media yang baik untuk penyemain adalah tanah humus, Caranya kita sebarkan biji-biji tersebut secara merata diatas tanah dan dimkan selama sepeluh hari (Hingga kecambah dan daun telah mulai tumbuh). Perlu diingat juga bahwa selama proses penyemaian sebaiknya biji tersebut diberikan naungan untuk menghindari sinar matahari langsung.

3. Proses Penanaman :
Setelah biji buah kiwi telah mempunyai daun, kita bisa memindahkanya kedalam Pot, Sampai cukup besar untuk ditanam diatas lahan. Cara menanam benih-benih tersebut yakni tinggal dimasukkan saja pada bagian pangkal batangnya kedalam Lubang-lubang tanam yang telah siap di tanam. Kemudian seperti cara tanm pohon pada umumnya, Kita timbun dengan tanah dan timbunan tersebut sedikit kita tinggikan supaya tidak tergenang air pada pada musim hujan.

4. Proses Pemeliharaan :
Perlu juga di ketahui bahwa struktur tanah yang diperlukan untuk menanam pohon kiwi haruslah kuat, Karena tanah akan menahan beban pohon kiwi yang sangat berat ketika Pohon-pohon kiwi tersebut telah berbuah. Cara merawat pohon kiwi supaya tumbuh subur yakni dengan mengairi secara teratur, Dan memupuk tanah secara berkala, Lalu membabat rumput liar, Juga mengendalikan hama pohon dengan penyemprotan. Selain dari itu perlu juga memelihara bunga dan membantu proses penyerbukan dengan kuas yang halus supaya buahnya lebih banyak dan subur.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Terbik Budidaya Buah Kiwi Tersebut, semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya.

Sumber :
http://sabdaalamnusantara.blogspot


budidaya kurma

Budidaya Kurma Bagian 1 : Tiga Cara Jitu Perbanyakan Tanaman Kurma

Perbanyakan tanaman Kurma dapat dilakukan dengan 3 cara

Jum'at, 13 Maret 2015dibaca 942x

artikel jitunewsartikel jitunews
JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kurma adalah salah satu jenis  tanaman buah tertua yang ditanam di daerah arid (kering) di Semenanjung Arab, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Kurma adalah bahan pangan utama dan sumber penghasilan bagi penduduk lokal di Timur Tengah dan Afrika Utara, dan berperan besar dalam bidang ekonomi, kemasyarakatan,dan lingkungan.
Add caption
Sepuluh Negara teratas penghasil Kurma adalah Mesir, Saudi Arabia, Iran, United Arab Emirates (UAE), Pakistan, Algeria, Sudan, Oman, Libya, Arab Jamahiriya, dan Tunisia. Sedangkan lima Negara teratas pengekspor Kurma adalah Iran, Pakistan, UAE, Saudi Arabia, dan Tunisia.
Pohon Kurma merupakan tanaman berumah dua sehingga pohon betina terpisah dengan pohon jantan. Penyerbukan Kurma dapat dilakukan secara alami dan juga serangga. Sumber serbuk sari (polen) yang berbeda, akan mempengaruhi ukuran, bentuk biji dan jaringan di sisi luar embrio serta endosperm buah.
Berikut ini adalah 3 cara perbanyakan tanaman Kurma  :
1. Cara vegetatif yaitu percabangan (offshoot). Perbanyakan in secara genetik akan sama dengan pohon induk. Cabang berkembang dari tunas samping pada batang dekat permukaan tanah semasa tahap juvenile pohon kurma. Cabang, setelah 3-5 tahun menempel pada pohon induk akan berakar dan dapat ditanam terpisah dari induk. Pada saat itu cabang tersebut akan mulai membentuk bunga dan berbuah.
2. Persilangan secara seksual. Anakan ini tidak identik dengan pohon induk dan tidak seragam secara genetic, sangat bervariasi dalam hal produksi dan kualitas buah. Sebanyak 50% tanaman merupakan tanaman jantan, dan ini baru diketahui 4-5 tahun kemudian, setelah tanaman mulai berbunga.
3. Kultur jaringan. yaitu dari ujung tunas baik melalui embryogenesis atau organogenesis pertama kali dikembangkan tahun 1970 hingga 1980 an. Organogenesis dapat dicapai menggunakan tunas samping dan meristem apikal, sedangkan embryogenesis melalui kalus yang terbentuk dari  tunas, daun muda, batang dan rachilla. Membutuhkan waktu 6 tahun untuk mencapai produksi melalui proses kultur jaringan.

Saat ini UAE memiliki fasilitas kultur jaringan tanaman kurma terbesar, lebih dari 100.000 tanaman kultur diproduksi setiap tahunnya karena produksi offshoot tidak dapat memenuhi kebutuhan untuk pengadaan penanaman pohon-pohon baru.

Kamis, 11 Juni 2015

saos tomat

GILA ... NGERI banget ! Saus Tomat dan Sambal itu Ternyata Tidak Pakai Tomat dan Cabai Sama Sekali !


 polisi-gerebek-pabrik-saus-sambal-berbahan-kimia-m7Pf5hoK8t

 

Digerebek, Pabrik Saus di Bandung Ini Pakai Pewarna Tekstil Bukan Cabai dan Tomat

Polrestabes Bandung menggerebek pabrik pembuatan saus sambal dan saus tomat di Jalan Cicukang No 6 RT 04 RW 03 Kelurahan Caringin Kecamatan Bandung Kulon, Senin (26/1/2015). Pabrik tersebut diduga memproduksi saus sambal dan saus tomat palsu.

Penggerebekan dipimping langsung Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol didampingi Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Ngajib serta Kapolsek Bandung Kulon Kompol Asral Bakar dan belasan anggota lainnya.

Pantauan di lokasi, dari depan pabrik ini terlihat seperti rumah biasa. Melalui jalan samping rumah, ada beberapa kamar. Sementara di bagian belakang terlihat ruang-ruang yang dugunakan untuk produksi saus sambal. Mulai dari proses pengadukan hingga pengemasan.

Terlihat ceceran-ceceran saus belepotan di berbagai tempat. Lantai keramik berwarna putih penuh dengan bercak merah.

"Pembuatan saus sambal dan tomat di sini menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya serta pewarna tekstil," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol di lokasi.

Di dua sudut ruangan tersimpan ratusan plastik saus yang telah siap dipasarkan. Merek saus tersebut antara lain Sinarsari, Unggul Sari, dan Indosari.

"Kita mengetahui pabrik ini dari informasi masyarakat yang melapor," katanya.

Menurut Yoyol, bahan baku saus sambal dan tomat ini tidak memakan cabai dan tomat. Untuk menciptakan rasa pedas atau asam, pabrik ini menggunakan bahan kimia berbahaya yang tak aman bagi tubuh.

"Seharusnya kan saus sambal dari cabai, saus tomat dari tomat. Kalau ini enggak. Dia pakai bahan kimia yang seharusnya tidak boleh dikonsumsi oleh manusia," ujar Yoyol.

Bahan kimia yang dicampurkan dengan ampas tapioka atau onggok antara lain berbagai ekstrak seperti ekstrak bawang putih, ekstrak cabai leoserin capsikum, potasium pospat, bibit cairan tomato serta pewarna tekstil.

"Jadi untuk menciptakan pedas di mulut itu berasal dari kimia. Ini berbahaya," tuturnya.

Pada kemasan dituliskan bahwa saus menggunakan tomat dan cabai padahal pembuatannya menggunakan essen tomat dan ekstrak cabai atau leoseron capsikum.

Pantauan di pabrik, memang tak terlihat bahan baku asli seperti cabai ataupun tomat.


Beberapa waktu yang lalu ramai pemberitaan tentang penggerebekan kepolisian Bandung yang menggerebek sebuah pabrik saus tomat dan sambal di kawasan Caringin Bandung. Saus tomat dan sambal yang diproduksi oleh pabrik tersebut mengandung zat kimia yang berbahaya. Bahkan yang mengejutkan, saus tomat dan sambal yang dihasilkan sama sekali tidak menggunakan bahan baku tomat dan cabai sama sekali.

1496874_20150225091756


“Sambal dan saus ini bahannya dari ampas tapioka (onggok) 27 kilogram, ekstrak bawang putih 3-4 kilogram, ekstrak cabai leoserin capsikum 0,5 ons, saksrin 50 gram, garam 4 kilogram, cuka 200 gram, pewarna sunset 1 ons, perwarna jenis poncau satu sendok, potasium fospat 50 gram, dan bibit cairan tomat 0,5 ons,” sebutnya.


Baca Juga : 

Jadi saus dan sambal ini, lanjut dia, tidak pakai cabai atau tomat sama sekali. Tapi pakai esens rasa tomat dan cairan kimia ekstrak cabai. Cara pembuatan saus dan sambal tersebut yakni dengan mencampur semua bahan dalam satu drum kemudian dilaruti air panas sebanyak 30 liter. Kemudian setelah itu diaduk.

“Setelah jadi, saus atau sambal tersebut kemudian dikemas dalam bungkus plastik yang sudah diberikan label dan cap serta ada tulisan bahan komposisi yang tidak sesuai dengan sebenarnya,” katanya.


Baca Juga : 

Dia menjelaskan, saus dan sambal itu dipasarkan ke pasar-pasar tradisional di Kota Bandung dan di seluruh Jawa Barat. Pabrik ini sudah beroperasi selama 14 tahun. Dalam sehari, pabrik rumahan tersebut bisa membuat sambal dan saus palsu hingga 200 ton dengan keuntungan mencapai Rp 100 juta per harinya.


Rabu, 10 Juni 2015

Pohon Lengkeng

PERAWATAN TANAMAN LENGKENG DALAM POT SUPAYA CEPAT BERBUAH




Cara Memelihara Buah Kelengkeng Dalam Pot Agar Cepat Berbuah


Si mata naga yang memiliki aroma khas ini memang digemari kebanyakan orang! Namup permasalahanya adalah karakteristik lengkeng yang sulit berbuah. Sehingga sudah tidak asing lagi bila kita mendengar “Lengkeng merupakan tanaman yang sulit berbuah”, namun itu adalah pendapat dari orang-orang terdahulu. Kejadian itu memang saya alami sendiri lengkeng yang ayah saya tanam 15 tahun silam pun hanya sebagai penyejuk saja, belum ada manfaat ganda sebagai tujuan pertama menanam lengkeng itu adalah ingin mencicipi buah nya.

Namun kini lengkeng adalah tanaman yang sangat mudah sekali dibuahkan bahkan didalam pot sekalipun asal kita mengetahui jenis lengkeng yang memiliki karakteristik ganjah alias gampang berbuah. Berikut saya sajikan beberapa tips untuk membuahkan lengkeng dalam pot.

1. Pemilihan Bibit.
Bila kita ingin membuat tabulmpot (Tanaman Buah Dalam Pot) sebaiknya memperhatikan bibit yang akan kita tanam. Ada beberapa jenis lengkeng dataran rendah yang recomended untuk dijadikan tabulampot.

a. Lengkeng pingpong.
Lengkeng pingpong merupakan lengkeng yang sangat ganjah (mudah berbuah dan adaptif) karakteristik dari lengleng pingpong adalah memiliki daun yang oppal dan menggulung kebawah. Percabangannya dengan karakteristik ngelacir. Lengkeng pingpong memiliki buah sesuai namanya hampir sebesar bola pingpong, rasanyan manis dan agak becek dengan biji yang agak besar pula.

b. Lengkeng diamond River.
Lengkeng diamond river juga meupakan lengkeng yang mudah berbuah, daunnya panjang sekitar 10-15Cm. Percabangan yang memiliki karakteristik “menghabiskan tempat”, karena lengkeng diamond river mudah sekali bercabang, namun kurang kuat alias regas. Diamond river memiliki karakteristik buah yang wangi, becek, berair dengan biji relatif kecil bila dibandingkan dengan lengkeng pingpong

c. Dan masih banyak lagi jenis jenis lain yang tidak bisa saya jelaskan satu persatu seperti :
- Lengkeng aroma durian daun kasar
- Lengkeng aroma durian daun halus
- Lengkeng aroma durian pupus merah
- Lengkeng puangrai
- Lengkeng kristalin

Bila anda sudah mendapatkan bibit-bibit lengkeng diatas pastikan apakah lengkeng anda berasal dari biji atau hasil okulasi (untuk lebih jels mengenai bibit asal biji, sambung susu , cangkok dan sambuns pucuk insya alloh saya tulis pada post berikutnya)

2. Pemilihan pot.
Pot untuk tabulampot bisa berasal dari Drum, Plastik atau Semen cor. Semakin tinggi bibit yang anda peroleh saya rekomendasikan untuk menggunakan pot yang mimiliki tinggi dan diameter yang lebih besar. Contoh : untuk lengkeng yang memilii tinggi 30-40cm anda bisa gunakan pot yang memiliki diameter 40-50cm. Bila bibit lebih tinggi dari itu, anda bisa gunakan pot yang memiliki diameter lebih besar dari itu.

3. Pemilihan media
Media tanam yang baik adalah campuran tanah, pasir,skam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:2. Pupuk kandang yang digunakan sebaiknya meggunakan taikam/taidom (tai kambing dan Domba), yang mengandung fosfor lebih banyak. Pastikan anda gunakan sterofoam atau pecahan genting di dasar pot setinggi 4-5 cm untuk menghindari media yang basah.

4. Penyiraman
Penyiraman yang baik dianjurkan 2 hari sekali sebanyak 1- 2 gayung saja, karena media yang terbatas. Bil berlebihan ini isa mengakibatkan akar terendam, busu, bercacing. Efeknya tanaman lengkeng bisa MATI.

5. Pemupukan
Pemupukan sebaiknya dilakukan berkala 1 bulan sekali. Bulan pertama gunakan taikam or taodom, dan bulan berikutnya gunakan pupuk NPK 16:16:16.

6. Pemangkasan.
Pemangkasan diperlukan untuk memperindah tajuk. Rumus pemangkasan yang baik seharusnya menggunakan pola 1:3:9. Dengan banyaknya cabang maka tempat calon bakal bunga akan banyak pula.

7. Pencahayaan
Agar lengkeng cepat berbuah sebaiknya disimpan pada tempat yang memiliki pencahayaan 6-7 per hari.

Dengan melaksanakan langkah-langkah diatas lengkeng saya dirumah mampu berbuah 3 x dalam setahun dengan rata-rata buah perpot 2-3 kg. Selamat mencoba