Senin, 02 Mei 2016

Cara Mudah Membuat Nutrisi Tanaman Perangsang Buah / Perangsang Pembungaan


Nutrisi Perangsang Buah - Kebanyakan para petani khususnya petani buah-buahan pasti seringkali menggunakan Perangsang Buah ataupun Perangsang Pembungaan untuk memacu bunga atau kembang supaya dapat berbuah lebat.
Nutrisi Perangsang Buah
Pembuatan Nutrisi Tanaman.
Tapi tahukan anda bahwa Perangsang buah atau perangsang pembungaan dapat kita buat dan tanpa membeli dan mengeluarkan banyak uang, juga yang paling utama hal ini dilakukan dengan cara alami dan hanya satu bahan yang mungkin agak susah didapat tetapi masih banyak terdapat ditempat-tempat tertentu/CIU.

Cara Mudah Membuat Nutrisi Tanaman Perangsang Buah / Perangsang Pembungaan
Bahan :
  • Kuning telor 4 butir
  • Susu Kental Manis putih 1 kaleng
  • Madu 1 sdm
  • Ciu (sejenis minuman keras/ hasil fermentasi) 1 liter (bisa diganti dengan hasil air fermentasi lainnya seperti : fermentasi tape, fermentasi nira dll)
  • Air sumur 5 liter
Cara Pembuatan :
  • Kuning telor dikocok sampai halus (mixer)
  • Masukan susu dan madu, kocok sampai rata
  • Masukan air sumur, dan Ciu aduk rata
Dosis :
  • 1 gelas (200-220ml) : 14 liter air
Manfaat Ciu / alkohol bagi tanaman = Sterilisasi pada tumbuhan (mengurangi dan menghentikan pertumbuhan mikroba pengganggu pada tumbuhan terutama pada daun dan batang, seperti, bercak daun (penyakit blas), jamur/khamir/cendawan serta spora organisme penyakit
 
Aplikasi :
Semprotkan tanaman yang ingin dibungakan (Semua jenis tanaman buah).

Peringatan :

Mohon untuk tidak disemprotkan pada tanaman sayuran karena tanaman sayur yang diambil adalah daunnya yang akan berefek pada munculnya bunga pada sayuran tersebut.

Sumber :
Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman Banyumas. As.

Jauhkan Penyakit dengan Berkebun



Ketika berkebun, tanpa kita sadari seluruh anggota tubuh kita akan ikut bergerak. Mulai dari kepala, badan, tangan, hingga ke ujung kaki akan bergerak. Mulai saat kita mengambil pupuk, menanam bibit, menyiram tanaman, hingga membersihkan rumput, semuanya mengharuskan tubuh dan badan kita untuk bergerak secara aktif dan luwes. Karena tubuh kita bergerak secara aktif inilah yang akan membuat metabolisme didalam tubuh kita semakin lancar, dan kitapun menjadi berkeringat.
Karena metabolisme di dalam tubuh menjadi lancar,  maka peredaran darah di dalam tubuh juga ikut menjadi lancar. Lancarnya peredaran darah dalam tubuh kita membuat zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh dapat tersalurkan dengan baik. Karbohidrat, protein, lemak, dan gula darah dapat dihantarkan  ke seluruh organ tubuh dengan baik, sehingga kadar gula di dalam darah  menjadi tetap stabil. Karena kadar gula darah di dalam tubuh stabil, maka resiko seseorang untuk terkena penyakit diabetes dapat berkurang.
Selain membuat peredaran darah kita semakin lancar, kegiatan berkebun juga juga dapat membakar kalori di dalam tubuh. Jika kita berkebun secara aktif dan rutin, jumlah kalori yang dapat terbakar kira-kira sebanyak 280 hingga 380 kalori. Hal ini akan membuat peredaran darah di dalam tubuh semakin lancar dan mengurangi resiko terjangkitnya penyakit seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes dan lain-lain.
Tidak hanya mengurangi resiko terkena penyakit-penyakit tersebut, ternyata kegiatan berkebun yang dilakukan secara rutin juga dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang dan rileks. hal ini dikarena keberadaan kita yang dekat dengan tanaman. Bau tanah yang begitu menyegarkan, ditambah adanya oksigen yang dihasilkan oleh proses fotosintesis dari tanaman membuat otak kita tetap segar dan terjaga dengan baik. Selain itu, perasaan tenang juga timbul karena kita melihat tanaman yang kita tanam dan rawat sendiri. tumbuh dengan baik Jika kita menanam bunga, tentu aroma yang keluar dari bunga tersebutlah yang akan membuat hati kita merasa senang dan nyaman, sehingga pikiran kita semakin rileks.

Baca juga:
Bagaimana, sudah punya niat untuk mulai berkebun? Jangan lupa, selain bermanfaat bagi kesehatan dengan berkebun kita juga turut membantu kelestarian alam lo. Pohon memiliki fungsi sebagai pengikat air di dalam tanah sehingga menjaga ketersediaan air di dalam permukaan bumi. Akar pohon yang mengikat air juga dapat mencegah terjadinya banjir. Wah, ternyata berkebun mendatangkan banyak manfaat kan. Mari mulai berkebun sejak saat ini yuk....

Membungakan Tanaman Jeruk Yuk


Membungakan Tanaman Jeruk Yuk.... Tanpa panjang lebar berikut ini tips dan cara membuahan tanama jeruk (terutama di dalam Pot) :




Gunakanlah media tanam campuran tanah, pupuk kandang dan juag sekam (sekam arang maupun sekam mentah) dengan perbandingan 2:1:1.


Pilihlah pot yang sesuai dengan ukuran tanaman jeruk,  jeruk ini lebih suka ditanam di pot yang berukuran memanjang.

Tempatkan  tanaman di tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup (5-6 jam sehari)

Berikanlah pupuk secara rutin agar tanaman dapat tumbuh dengan bagus.  Lakukan juga pemupukan 1-2 minggu sekali, kemudian siram secukupnya (tergantung cuaca)

Disaat tanaman sudah sehat dan siap dibuahkan, ditandai dgn pupus muda yang sudah tidak muncul lagi, lakukan stress air (tidak disiram beberapa waktu) hingga tanaman nampak sedikit layu.  Kemudian berikan siraman dengan air pupuk dengan kandungan P dan K dominan secara merata, Insya Allah beberapa hari kemudian akan muncul bakal bunga.Disaat bunga mulai muncul, berikan pupuk NPK (dominan K) seminggu sekali dengan dosis 2-3 gram per liter, jangan lupa pada fase ini usahakan tanaman tidak telat siram.

Rahasia membuat tanaman cabe berbuah lebat selebat-lebatnya


Tanaman Cabe - Musim ramadhan tahun ini hampir semua harga kebutuhan pokok meroket naik, kenaikan tersebut menyengsarakan bagi masyarakat non tani, dan menjadi suatu kesenangan bagi petani cabe, terutama petani yang sedang dalam tahap panen hingga lebaran nanti, nah khusus bagi anda petani cabe, bagaimana caranya agar buah cabe anda tumbuh rimbun dan banyak berikut kita coba bahas.
Tanaman Cabe
Tanaman Cabe
Tanaman Cabe
Tanaman Cabe
Tanaman cabe merupakan tanaman yang mudah tumbuh dimana saja, tanaman yang masih tergolong dalam family "Solanacearum" ini, tidak banyak tuntutan untuk tumbuh asalkan kita rajin menyediakan air pada areal pertanamannya, maka ia akan tumbuh subur, apalagi jika dalam penanamannya dilakukan dengan cara organic atau ramah lingkungan.

Rahasia bagaimana cara membuat tanaman cabe anda berbuah lebat selebat-lebatnya, dipengaruhi oleh beberapa factor.

1. Ketersediaan air dan unsur hara

Pengalaman saya beberapa kali menindaklanjuti penyelamatan lahan cabe yang sudah kritis, persoalan utamanya kebanyakan terletak pada kurangnya air, ketika tanaman cabe sudah memunculkan buah terkadang kita sudah percaya diri, padahal sesungguhnya pada saat itu cabe membutuhkan air yang cukup untuk melakukan pertumbuhan.

Demikian juga halnya dengan unsur hara, areal pertanaman cabe yang terlalu banyak diperlakukan secara kimia, besar kemungkinan unsur hara tanahnya banyak tertutupi oleh kadar kimia tersebut, anda bisa menemukan di artikel kami yang satu ini tentang cara praktis mengelola unsur hara tanah, untuk areal pertanaman sayuran, pada link [ini], disamping itu penggunaan bahan kimia untuk memperbaiki unsur hara tanah juga kurang bagus untuk kesehatan, demikian juga halnya dengan penggunaan pestisida kimia, juga sama buruknya untuk kesehatan sayuran.
Oleh karena itu untuk membuat tanaman cabe anda berbuah lebat-selebat-lebatnya saya sangat menganjurkan, sebisa mungkin perlakukanlah tanah dan tanaman anda dengan cara organic, caranya juga tidak terlalu rumit, hanya dengan menggunakan pupuk kompos maka tanah dan tanaman anda akan tumbuh dengan baik, selain itu untuk mendapatkan pupuk kompos berkualitas juga paling mudah, bahkan dengan limbah rumah tangga pun anda sudah bisa menciptakan pupuk kompos berkualitas tinggi.

2. Jangan menggunakan pestisida kimia

Pestisida kimia sebenarnya tidak membasmi serangga hama, karena sesungguhnya pestisida kimia hanyalah menciptakan bentuk pertahanan baru bagi hama serangga, bahkan pestisida kimia juga mempercepat terjadinya pembuahan pada telur serangga hama, anda bisa membuat pestisida nabati dengan cara yang sangat sederhana dan mudah, bahan-bahannya juga cukup tersedia disekitar lingkungan anda, tidak ada salahnya anda mencoba membuat pestisida alami dari bawang putih, caranya bisa anda temukan pada artikel kami di link ini [Cara membuat pestisida nabati ampuh mudah dan murah meriah dengan memanfaatkan bawang putih].

Dengan memanfaatkan daun-daun tanaman yang biasanya banyak tumbuh disekitar lingkungan anda, anda juga bisa membuat pestisida nabati yang ampuh dan ramah terhadap lingkungan, pestisida nabati khusus untuk membasmi serangga penghisap, jenis kutu-kutuan, dan hama tanaman cabe lainnya.

3. Penyiangan tanaman cabe

"Nah disinilah letak rahasianya, pada tanaman cabe sangat perlu sekali dilakukan penyiangan, namun penyiangan disini maksudnya tidak membasmi gulma secara keseluruhan, karna gulma juga berperan besar dalam metode pengendalian hama secara hayati pada areal pertanaman cabe, panyiangan yang paling utama diperhatikan adalah pada perakaran dan batang cabe, gulma yang tumbuh dekat perakaran cabe perlu di cabut, kemudian perhatikan daun-daun yang sudah kering dan mati pada bagian pangkal batang, jika terdapat daun-daun yang sudah mati dipangkas saja, demikian juga dengan tunas yang tidak penting sebaiknya dipangkas saja, hal ini karena yang kita fokuskan pada tanaman cabe adalah rimbunnya buah, maka dari itu pemangkasan penting dilakukan".

Selain pemangkasan yang perlu diperhatikan lagi adalah, memangkas buah dan daun yang terserang penyakit, seperti klorosis pada daun, busuk buah atau antraknosa pada buah.

Ketiga pokok diatas adalah rahasia suksesnya, jika anda mengiinkan tanaman cabe anda berbuah rimbun lebat selebat-lebatnya, buah cabe yang lebat menghasilkan produksi buah yang banyak dan harganya juga tinggi, sehingga menguntungkan bagi petani cabe, namun ada satu hal yang paling penting dari semua cara rahasia diatas, yakni jika tanaman cabe anda memberikan keuntungan yang berlipat ganda, jangan lupa keluarkan zakatnya sebanyak 2,5% untuk asnaf yang delapan, karena dibalik keberhasilan anda itu juga ada hak orang lain (anak yatim, fakir miskin dan asnaf delapan lainnya) yang harus anda tunaikan.

Selain dari rahasia ini, bagi anda yang ingin mencoba bertanam cabe dalam pot/ polybag secara hidroponik silahkan kunjungi artikel bermanfaat kami berjudul "Menanam cabe dalam pot secara hidropinik", mudah-mudahan anda menemukan ide untuk pola bertanam cabe kesayangan anda.
Demikianlah rahasianya, salam hangat …

Rabu, 20 April 2016

Cara Budidaya Sayuran Menggunakan Media Tanam Gedebog Pisang


Kabartani.com – Pohon pisang tumbuh subur di Indonesia, hampir di setiap pelosok desa bisa anda jumpai pohon pisang ini. Pohon yang mempunyai nama latin Musa Paradisiaca ini bisa dimanfaatkan mulai dari akar hingga buahnya.
Tapi kebanyakan dari petani pisang hanya memanfaatkan buah dan daunnya saja, lalu pohon pisang (gedebog) hanya dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Selain bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik atau BOKASHI, ternyata batang pisang (gedebog) dapat di manfaatkan sebagai media tanam sayuran. Ada beberapa jenis sayuran yang bisa di tanam menggunakan media pohon pisang ini diantaranya yaitu cabe, terong, tomat, bayam, sawi, kangkung dan sejenisnya.
Disaat semakin berkurangnya lahan pertanian, kini limbah pohon pisang bisa menjadi alternatif media tanam yang bagus. Gedebog pisang memiliki beberapa keunggulan dibanding media lain, diantaranya mengandung banyak pati yang berfungsi sebagai sumber nutrisi tanaman dan juga mengandung mikroorganisme didalamnya yang akhirnya menjadi kompos.
Gedebog pisang juga memiliki senyawa penting seperti antrakuinon saponin dan flavonoid. Peran senyawa antrakuinon dpada tanaman yaitu untuk mendorong tumbuhnya rambut akar pada tanaman, yang berguna untuk membantu tanaman menyerap nutrisi.
BACA JUGA!!!
Sedangkan gedebog pisang itu sendiri mengandung kadar air 80 %. Itulah yang membuat penggunaan gedebog pisang sebagai media tanam sayur sangat menjanjikan, untuk kadar glukosa tanaman pisang bisa mensuplai sendiri.
Lalu bagaimana cara menanam sayuran menggunakan media gedebog pisang ini? dan Apa saja yang harus disipakan?
Yang perlu anda siapkan yaitu:
  • Benih sayuran yang hendak anda tanam
  • Beberapa gedebog pisang (tergantung berapa banyak sayuran yang akan anda budidayakan)
  • Pupuk Bokashi
  • Tanah
  • Kaleng bekas berdiameter kurang lebih 10 cm
Cara membuatnya yaitu :
  1. Buat penyangga dari kayu, bambu atau besi terserah anda, ini digunakan untuk meletakkan gedebog pisang secara horisontal, selanjutnya
  2. Lubangi gedebog pisang dengan menggunakan kaleng bekas tadi yang berdiameter kurang lebih 10 cm. Tempatkan dengan jarak sekitar 15-20 cm. Satu gedebog pisang bisa anda buat dua jalur lubang.
  3. Setelah lubang jadi, lanjutkan dengan pengisian tanah dan bokashi dengan perbandingan 2 : 1 (2 untuk tanah dan 1 untuk bokashi) kedalam lubang gedebog pisang.
  4. Setelah itu, diamkan selama 2 hingga 3 hari, setelah itu media siap digunakan untuk menanam benih sayur yang hendak anda budidayakan.
Untuk perawatan sayuran di media tanam gedebog pisang ini tidaklah sulit, anda cukup melakukan penyemprotan pupuk cair organik setiap 5 hari sekali dan di selingi dengan pengendalian hama, anda bisa menggunakan pestisida organik buatan sendiri.
Jika dilakukan secara baik dan tepat maka budidaya sayur organik menggunakan media gedebog pisang ini akan memberikan hasil yang maksimal. Teknik budidaya ini sangat sesuai untuk daerah yang kurang atau terbatas sumber airnya.
Nah, itulah ulasan tentang bagaimana cara menanam sayuran menggunakan media gedebog pisang. Semoga bermanfaat untuk sahabat kabartani.com dan para pecinta budidaya sayuran organik di Nusantara.

Cara Budidaya Sayuran Menggunakan Media Tanam Gedebog Pisang


Kabartani.com – Pohon pisang tumbuh subur di Indonesia, hampir di setiap pelosok desa bisa anda jumpai pohon pisang ini. Pohon yang mempunyai nama latin Musa Paradisiaca ini bisa dimanfaatkan mulai dari akar hingga buahnya.
Tapi kebanyakan dari petani pisang hanya memanfaatkan buah dan daunnya saja, lalu pohon pisang (gedebog) hanya dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Selain bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik atau BOKASHI, ternyata batang pisang (gedebog) dapat di manfaatkan sebagai media tanam sayuran. Ada beberapa jenis sayuran yang bisa di tanam menggunakan media pohon pisang ini diantaranya yaitu cabe, terong, tomat, bayam, sawi, kangkung dan sejenisnya.
Disaat semakin berkurangnya lahan pertanian, kini limbah pohon pisang bisa menjadi alternatif media tanam yang bagus. Gedebog pisang memiliki beberapa keunggulan dibanding media lain, diantaranya mengandung banyak pati yang berfungsi sebagai sumber nutrisi tanaman dan juga mengandung mikroorganisme didalamnya yang akhirnya menjadi kompos.
Gedebog pisang juga memiliki senyawa penting seperti antrakuinon saponin dan flavonoid. Peran senyawa antrakuinon dpada tanaman yaitu untuk mendorong tumbuhnya rambut akar pada tanaman, yang berguna untuk membantu tanaman menyerap nutrisi.
BACA JUGA!!!
Sedangkan gedebog pisang itu sendiri mengandung kadar air 80 %. Itulah yang membuat penggunaan gedebog pisang sebagai media tanam sayur sangat menjanjikan, untuk kadar glukosa tanaman pisang bisa mensuplai sendiri.
Lalu bagaimana cara menanam sayuran menggunakan media gedebog pisang ini? dan Apa saja yang harus disipakan?
Yang perlu anda siapkan yaitu:
  • Benih sayuran yang hendak anda tanam
  • Beberapa gedebog pisang (tergantung berapa banyak sayuran yang akan anda budidayakan)
  • Pupuk Bokashi
  • Tanah
  • Kaleng bekas berdiameter kurang lebih 10 cm
Cara membuatnya yaitu :
  1. Buat penyangga dari kayu, bambu atau besi terserah anda, ini digunakan untuk meletakkan gedebog pisang secara horisontal, selanjutnya
  2. Lubangi gedebog pisang dengan menggunakan kaleng bekas tadi yang berdiameter kurang lebih 10 cm. Tempatkan dengan jarak sekitar 15-20 cm. Satu gedebog pisang bisa anda buat dua jalur lubang.
  3. Setelah lubang jadi, lanjutkan dengan pengisian tanah dan bokashi dengan perbandingan 2 : 1 (2 untuk tanah dan 1 untuk bokashi) kedalam lubang gedebog pisang.
  4. Setelah itu, diamkan selama 2 hingga 3 hari, setelah itu media siap digunakan untuk menanam benih sayur yang hendak anda budidayakan.
Untuk perawatan sayuran di media tanam gedebog pisang ini tidaklah sulit, anda cukup melakukan penyemprotan pupuk cair organik setiap 5 hari sekali dan di selingi dengan pengendalian hama, anda bisa menggunakan pestisida organik buatan sendiri.
Jika dilakukan secara baik dan tepat maka budidaya sayur organik menggunakan media gedebog pisang ini akan memberikan hasil yang maksimal. Teknik budidaya ini sangat sesuai untuk daerah yang kurang atau terbatas sumber airnya.
Nah, itulah ulasan tentang bagaimana cara menanam sayuran menggunakan media gedebog pisang. Semoga bermanfaat untuk sahabat kabartani.com dan para pecinta budidaya sayuran organik di Nusantara.

Cara Budidaya Sayuran Menggunakan Media Tanam Gedebog Pisang


Kabartani.com – Pohon pisang tumbuh subur di Indonesia, hampir di setiap pelosok desa bisa anda jumpai pohon pisang ini. Pohon yang mempunyai nama latin Musa Paradisiaca ini bisa dimanfaatkan mulai dari akar hingga buahnya.
Tapi kebanyakan dari petani pisang hanya memanfaatkan buah dan daunnya saja, lalu pohon pisang (gedebog) hanya dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Selain bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik atau BOKASHI, ternyata batang pisang (gedebog) dapat di manfaatkan sebagai media tanam sayuran. Ada beberapa jenis sayuran yang bisa di tanam menggunakan media pohon pisang ini diantaranya yaitu cabe, terong, tomat, bayam, sawi, kangkung dan sejenisnya.
Disaat semakin berkurangnya lahan pertanian, kini limbah pohon pisang bisa menjadi alternatif media tanam yang bagus. Gedebog pisang memiliki beberapa keunggulan dibanding media lain, diantaranya mengandung banyak pati yang berfungsi sebagai sumber nutrisi tanaman dan juga mengandung mikroorganisme didalamnya yang akhirnya menjadi kompos.
Gedebog pisang juga memiliki senyawa penting seperti antrakuinon saponin dan flavonoid. Peran senyawa antrakuinon dpada tanaman yaitu untuk mendorong tumbuhnya rambut akar pada tanaman, yang berguna untuk membantu tanaman menyerap nutrisi.
BACA JUGA!!!
Sedangkan gedebog pisang itu sendiri mengandung kadar air 80 %. Itulah yang membuat penggunaan gedebog pisang sebagai media tanam sayur sangat menjanjikan, untuk kadar glukosa tanaman pisang bisa mensuplai sendiri.
Lalu bagaimana cara menanam sayuran menggunakan media gedebog pisang ini? dan Apa saja yang harus disipakan?
Yang perlu anda siapkan yaitu:
  • Benih sayuran yang hendak anda tanam
  • Beberapa gedebog pisang (tergantung berapa banyak sayuran yang akan anda budidayakan)
  • Pupuk Bokashi
  • Tanah
  • Kaleng bekas berdiameter kurang lebih 10 cm
Cara membuatnya yaitu :
  1. Buat penyangga dari kayu, bambu atau besi terserah anda, ini digunakan untuk meletakkan gedebog pisang secara horisontal, selanjutnya
  2. Lubangi gedebog pisang dengan menggunakan kaleng bekas tadi yang berdiameter kurang lebih 10 cm. Tempatkan dengan jarak sekitar 15-20 cm. Satu gedebog pisang bisa anda buat dua jalur lubang.
  3. Setelah lubang jadi, lanjutkan dengan pengisian tanah dan bokashi dengan perbandingan 2 : 1 (2 untuk tanah dan 1 untuk bokashi) kedalam lubang gedebog pisang.
  4. Setelah itu, diamkan selama 2 hingga 3 hari, setelah itu media siap digunakan untuk menanam benih sayur yang hendak anda budidayakan.
Untuk perawatan sayuran di media tanam gedebog pisang ini tidaklah sulit, anda cukup melakukan penyemprotan pupuk cair organik setiap 5 hari sekali dan di selingi dengan pengendalian hama, anda bisa menggunakan pestisida organik buatan sendiri.
Jika dilakukan secara baik dan tepat maka budidaya sayur organik menggunakan media gedebog pisang ini akan memberikan hasil yang maksimal. Teknik budidaya ini sangat sesuai untuk daerah yang kurang atau terbatas sumber airnya.
Nah, itulah ulasan tentang bagaimana cara menanam sayuran menggunakan media gedebog pisang. Semoga bermanfaat untuk sahabat kabartani.com dan para pecinta budidaya sayuran organik di Nusantara.