Rabu, 11 Maret 2015

CARA MEMBUAT KOMPOS

Cara membuat kompos

Cara membuat pupuk komposKompos merupakan pupuk yang dibuat dari sisa-sisa mahluk hidup baik hewan maupun tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai atau dekomposer bisa berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme. Kompos berfungsi sebagai sumber hara dan media tumbuh bagi tanaman.
Dilihat dari proses pembuatannya terdapat dua macam cara membuat kompos, yaitu melalui proses aerob (dengan udara) dan anaerob (tanpa udara). Kedua metode ini menghasilkan kompos yang sama baiknya hanya saja bentuk fisiknya agak sedikit berbeda.

Cara membuat kompos metode aerob

Proses pembuatan kompos aerob sebaiknya dilakukan di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Karakter dan jenis bahan baku yang cocok untuk pengomposan aerob adalah material organik yang mempunyai perbandingan unsur karbon (C) dan nitrogen (N) kecil (dibawah 30:1), kadar air 40-50% dan pH sekitar 6-8. Contohnya adalah hijauan leguminosa, jerami, gedebog pisang dan kotoran unggas. Apabila kekurangan bahan yang megandung karbon, bisa ditambahkan arang sekam padi ke dalam adonan pupuk.
Cara membuat kompos aerob memakan waktu 40-50 hari. Perlu ketelatenan lebih untuk membuat kompos dengan metode ini. Kita harus mengontrol dengan seksama suhu dan kelembaban kompos saat proses pengomposan berlangsung. Secara berkala, tumpukan kompos harus dibalik untuk menyetabilkan suhu dan kelembabannya. Berikut ini cara membuat kompos aerob:
  • Siapkan lahan seluas 10 meter persegi untuk tempat pengomposan. Lebih baik apabila tempat pengomposan diberi peneduh untuk menghindari hujan.
  • Buat bak atau kotak persegi empat dari papan kayu dengan lebar 1 meter dan panjang 1,5 meter. Pilih papan kayu yang memiliki lebar 30-40 cm.
  • Siapkan material organik dari sisa-sisa tanaman, bisa juga dicampur dengan kotoran ternak. Cacah bahan organik tersebut hingga menjadi potongan-potongan kecil. Semakin kecil potongan bahan organik semakin baik. Namun jangan sampai terlalu halus, agar aerasi bisa berlangsung sempurna saat pengomposan berlangsung.
  • Masukan bahan organik yang sudah dicacah ke dalam bak kayu, kemudidan padatkan. Isi seluruh bak kayu hingga penuh.
tahapan pembuatan pupuk kompos
Searah jarum jam: (1) Pemilihan lokasi pengomposan, (2) Membuat bak/kotak kayu, (3) Menyeleksi dan merajang bahan baku, (4) Memasukkan bahan baku baku kedalm bak kayu
  • Siram bahan baku kompos yang sudah tersusun dalam kotak kayu untuk memberikan kelembaban. Untuk mempercepat proses pengomposan bisa ditambahkan starter mikroorganisme pembusuk ke dalam tumpukan kompos tersebut. Setelah itu, naikkan bak papan ke atas kemudian tambahkan lagi bahan-bahan lain. Lakukan terus hingga ketinggian kompos sekitar 1,5 meter.
  • Setelah 24 jam, suhu tumpukan kompos akan naik hingga 65oC, biarkan keadaan yang panas ini hingga 2-4 hari. Fungsinya untuk membunuh bakteri patogen, jamur dan gulma. Perlu diperhatikan, proses pembiaran jangan sampai lebih dari 4 hari. Karena berpotensi membunuh mikroorganisme pengurai kompos. Apabila mikroorganisme dekomposer ikut mati, kompos akan lebih lama matangnya.
  • Setelah hari ke-4, turunkan suhu untuk mencegah kematian mikroorganisme dekomposer. Jaga suhu optimum pengomposan pada kisaran 45-60oC dan kelembaban pada 40-50%. Cara menjaga suhu adalah dengan membolak-balik kompos, sedangkan untuk menjaga kelembaban siram kompos dengan air. Pada kondisi ini penguapan relatif tinggi, untuk mencegahnya kita bisa menutup tumpukan kompos dengan terpal plastik, sekaligus juga melindungi kompos dari siraman air hujan.
  • Cara membalik kompos sebaiknya dilakukan dengan metode berikut. Angkat bak kayu, lepaskan dari tumpukan kompos. Lalu letakan persis disamping tumpukan kompos. Kemudian pindahkan bagian kompos yang paling atas kedalam bak kayu tersebut sambil diaduk. Lakukan seperti mengisi kompos di tahap awal. Lakukan terus hingga seluruh tumpuka kompos berpindah kesampingnya. Dengan begitu, semua kompos dipastikan sudah terbalik semua. Proses pembalikan sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali sampai proses pengomposan selesai. Atau balik apabila suhu dan kelembaban melebihi batas yang ditentukan.
  • Apabila suhu sudah stabil dibawah 45oC, warna kompos hitam kecoklatan dan volume menyusut hingga 50% hentikan proses pembalikan. Selanjutnya adalah proses pematangan selama 14 hari.
  • Secara teoritis, proses pengomposan selesai setelah 40-50 hari. Namun kenyataannya bisa lebih cepat atau lebih lambat tergantung dari keadaan dekomposer dan bahan baku kompos. Pupuk kompos yang telah matang dicirikan dengan warnanya yang hitam kecoklatan, teksturnya gembur, tidak berbau.
  • Untuk memperbaiki penampilan (apabila pupuk kompos hendak dijual) dan agar bisa disimpan lama, sebaiknya kompos diayak dan di kemas dalam karung. Simpan pupuk kompos di tempat kering dan teduh.
Tahapan pembuatan pupuk kompos
Searah jarum jam: (1) Penyiraman dan penambahan dekomposer, (2) Proses penumpukkan kompos, (3) Merapihkan tumpukan, (4) Pembalikan kompos
Proses pembuatan kompos aerob cocok untuk memproduksi kompos dalam jumlah besar. Untuk melihat lebih jauh tentang cara membuat kompos dengan metode aerob, silahkan tonton video tutorial berikut ini:

Cara membuat kompos metode anaerob

Cara membuat kompos dengan metode anaerob biasanya memerlukan inokulan mikroorganisme (starter) untuk mempercepat proses pengomposannya.  Inokulan terdiri dari mikroorganisme pilihan yang bisa menguraikan bahan organik dengan cepat, seperti efektif mikroorganime (EM4). Di pasaran terdapat juga jenis inokulan dari berbagai merek seperti superbio, probio, dll. Apabila tidak tersedia dana yang cukup, kita juga bisa membuat sendiri inokulan efektif mikroorganisme.
Bahan baku yang digunakan sebaiknya material organik yang mempunyai perbandingan C dan N tinggi (lebih dari 30:1). Beberapa diantaranya adalah serbuk gergaji, sekam padi dan kotoran kambing. Waktu yang diperlukan untuk membuat kompos dengan metode anaerob bisa 10-80 hari, tergantung pada efektifitas dekomposer dan bahan baku yang digunakan.  Suhu optimal selama proses pengomposan berkisar 35-45oC dengan tingkat kelembaban 30-40%. Berikut tahapan cara membuat kompos dengan proses anaerob.
  • Siapkan bahan organik yang akan dikomposkan. Sebaiknya pilih bahan yang lunak terdiri dari limbah tanaman atau hewan. Bahan yang bisa digunakan antara lain, hijauan tanaman, ampas tahu, limbah organik rumah tangga, kotoran ayam, kotoran kambing, dll. Rajang bahan tersebut hingga halus, semakin halus semakin baik.
  • Siapkan dekomposer (EM4) sebagai starter. Caranya, campurkan 1 cc EM4 dengan 1 liter air dan 1 gram gula. Kemudian diamkan selama 24 jam.
  • Ambil terpal plastik sebagai alas, simpan bahan organik yang sudah dirajang halus di atas terpal. Campurkan serbuk gergaji pada bahan tersebut untuk menambah nilai perbandingan C dan N. Kemudian semprotkan larutan EM4 yang telah diencerkan tadi. Aduk sampai merata, jaga kelembaban pada kisaran 30-40%, apabila kurang lembab bisa disemprotkan air.
  • Siapkan tong plastik yang kedap udara. Masukan bahan organik yang sudah dicampur tadi. Kemudian tutup rapat-rapat dan diamkan hingga 3-4 hari untuk menjalani proses fermentasi. Suhu pengomposan pada saat fermentasi akan berkisar 35-45oC.
  • Setelah empat hari cek kematangan kompos. Pupuk kompos yang matang dicirikan dengan baunya yang harum seperti bau tape.
Tags: , 

BUDIDAYA TOMAT

Panduan teknis budidaya tomat

Panduan umum budidaya tomat
Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.
Dewasa ini terdapat lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya cocok di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat

Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.
Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).
Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan dengan dijemur dan simpan dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat

Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai memiliki daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas media yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat cara membuat media persemaian untuk tanaman hortikultura.
Untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih media persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk mengurangi resiko tanaman stres ketika dipindahkan. Namun persemaianpolybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda memilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati saat mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan sekitar 35-40 hari.
Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas media persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram dengan air untuk melunakan media sehingga akar tidak putus ketika ditarik. Kedua, cara putar yaitu mengambil tanaman dengan tanah disekitarnya.
Tips untuk persemaian polybag/pot, setelah media persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup dengan media tanam. Cara memindahkannya adalah dengan merobek atau melepas polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah

Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain menaikan pH tanah juga untuk memperbaiki struktur tanah. Dosisnya harus disesuaikan dengan tingkat pH tanah masing-masing.
Bajak atau cangkul tanah hingga gembur kemudian bentuk bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kira-kira satu minggu.
Setelah itu, berikan pupuk dasar berupa pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kandungan fosfor bisa ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tapi pupuk dasar harus lebih banyak, kira-kira 30-40 ton per hektar.
Kemudian tutup bedengan dengan mulsa plastik, penutupan dengan mulsa sangat berguna terutama pada musim kemarau. Mulsa plastik berguna untuk mempertahankan kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat tetap bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan kembali tanah selama satu minggu sebelum ditanami.

Penanaman bibit tomat

Pertama-tama buat lubang tanam pada mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kira-kira 5-7 cm.
Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybagatau pot, lepas terlebih dahulu wadahnya lalu masukkan semua media tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman kemudian timbun dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram dengan air untuk menjaga kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan

Tanaman tomat cukup sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini sangat rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko kerusakan buah tomat masih tinggi sekitar 20-50%. Berikut beberapa perawatan penting apabila kita hendak melakukan budidaya tomat.

a. Penyulaman

Penyulaman berfungsi untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah karena cuaca. Penyulaman dilakukan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang terlihat tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan

Penyiangan dalam budidaya tomat biasanya dilakukan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan bisa lebih jarang lagi. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma akan menganggu tanaman, karena tanaman harus bersaing dalam mendapatkan nutrisi. Selain itu gulma juga mengundang hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan

Pemangkasan pada tanaman tomat dilakukan setiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh pada ketiak daun harus segera agar tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda bisa dilakukan dengan tangan. Namun apabila batang sudah terlalu keras, sebaiknya gunakan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman bisa dipotong. Pemotongan ujung tanaman dilakukan setelah terlihat jumlah dompolan buah sekitar 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan

Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai kandungan kalium tinggi pada saat tanaman akan berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan bisa dilakukan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair harus diencerkan terlebih dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita bisa menambahkan pupuk kandang atau kompos setelah tanaman berumur 2-3 minggu dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.
Untuk budidaya tomat non-organik, pada usia satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah umur 2-3 minggu berikan kembali urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pada umur lebih dari 4 minggu tanaman masih terlihat kurang gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, pemberian urea dan KCl jangan sampai mengenai tanaman karena bisa melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan

Tanaman tomat tidak terlalu banyak membutuhkan air, namun jangan sampai kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat membuat pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tetapi akan menghambat fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan bisa menyebabkan pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.
Kekeringan yang panjang bisa menyebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan dengan kondisi cuaca. Bila curah hujan cukup relatif tidak perlu lagi penyiraman. Justru yang harus diperbaiki adalah saluran drainase agar air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan pada pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran

Pemasangan lenjeran atau ajir bertujuan sebagai tempat mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibuat dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak sekitar 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran bisa dibiarkan tegak mandiri atau ujungnya diikatkan dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berguna untuk memperkokoh posisi lenjeran.
Pemasangan lenjeran hendaknya sedini mungkin untuk mencegah luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga kemungkinan tertancap kecil. Luka pada akar yang diakibatkan tusukan lenjeran bisa menghambat pertumbuhan dan mengundang penyakit.
Pemasangan lenjeran dilakukan setelah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat dengan tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berbentuk angka 8 agar batang tomat tidak terluka karena bergesekan dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan terlalu kuat agar tidak menghambat pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit

Beberapa jenis hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut bisa disemprot dengan pestisida. Penggunaan pestisida harus bijak, sesuaikan dengan lingkungan sekitar (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang akan diproduksi ditujukan untuk pasar organik, hendaknya menggunakan pestisida yang alami. Silahkan lihat cara membuat pestisida organik.
Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak bisa diberantas dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena manfaat pestisida hanya sementara dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit akan tetap datang dan kemungkinan akan lebih resisten. Menaikan dosis penggunaan pestisida mungkin efektif tapi akan menimbulkan efek lingkungan yang buruk dan juga menaikan biaya produksi. Kalau pun harus menggunakan pestisida sebaiknya berganti-ganti merek dengan bahan aktif berbeda.
Untuk menanggulangi hama dan penyakit secara menyeluruh gunakan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT harus dilakukan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang harus diperhatikan antara lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pemberian pupuk berimbang, rotasi tanaman, memanfaatkan predator alami, memanfaatkan tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat

Budidaya tomat baru bisa dipanen 60-100 hari setelah tanam, tergantung dari varietasnya. Penentuan waktu panen berdasarkan umur tanaman kadang kala tidak efektif. Sebaiknya gunakan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat sudah dikatakan siap panen apabila kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun menguning dan bagian batang mengering.
Pemetikan hendaknya dilakukan di pagi atau sore hari karena pada siang hari tanaman masih melakukan fotosintesis. Pada keadaan demikian penguapan sedang tingi-tingginya sehingga buah tomat yang dipetik akan cepat layu. Pemanenan bisa dilakukan setiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara rata-rata mencapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas tertentu dan didaerah-daerah tertentu bisa mencapai 25-30 ton per hektar.
Baca juga artikel ini:

Selasa, 10 Maret 2015

Cara Mengahasilkan Belimbing Berkualitas

Produksi Belimbing Berkualitas

belimbing-1
Menghasilkan belimbing berkualitas memerlukan cara khusus, terutama dalam budidaya. Bila menanam dari bibit, buatlah lubang tanam berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm. Bila ditanam lebih dari satu pohon belimbing, pakailah jarak tanam 5 m x 5 m. Tanah galian sebagian disisihkan, sebagian lagi dicampurkan pupuk kandang.
Pupuk kandang sebelum dicampurkan diberi insektisida dan fungisida terlebih dahulu supaya bebas dari hama dan cendawan. Dosis pupuk kandang yang dipakai, separuh dari jumlah tanah galian, sedangkan untuk insektisida dan fungsisida dosisnya 2,5 kali dosis anjuran.
Biarkan lubang galian selama seminggu, kemudian masukkan media tanam yang di atas dan biarkan selama seminggu setelah itu bibit siap ditanam. Pemupukan dilakukan bertahap, yakni sebelum pohon berbuah dan setelah pohon berbuah. Sebelum pohon berbuah dibagi menjadi dua kelompok pula, yakni tanaman berumur 4-6 bulan dan berumur 1-2 tahun. Pada pohon belimbing berumur 4-6 bulan pemupukan dilakukan dengan memberikan 60 kg pupuk kandang per pohon yang dicampurkan 1 liter pupuk organik cair. Pemupukan berikutnya pada saat pohon belimbing berumur 1-2 tahun dengan memberikan 60 kg pupuk kandang per pohon dan 1,5 liter pupuk organik cair.
Pohon belimbing akan mengeluarkan bunga pada umur 18 bulan sejak tanam. Buanglah bunga tersebut jangan sampai menjadi buah. Bunga menjadi buah dihasilkan saat pohon belimbing berumur 27 bulan. Pada masa selang tersebut berikan pohon belimbing dengan 60 kg pupuk kandang dan 1,5 liter pupuk organik cair. Setahun pohon belimbing dapat berbuah 3 kali. Oleh sebab itu untuk menjaga kualitas buah prima: berukuran besar dan manis, setelah panen, berselang seminggu pupuk pohon belimbing dengan pupuk kandang dan pupuk organik cair dengan dosis yang disebutkan sebelumnya. lakukan setiap kali sehabis panen.
belimbing-2Cara pemupukan adalah dengan mengali lubang sedalam sejengkal tangan orang dewasa di sekitar tajuk terluar pohon belimbing. Taburkan pupuk kandang mengitari lubang tersebut. Setelah semuanya masuk ke dalam lubang, siramkan dengan pupuk organik cair, sebelum kemudian ditutup memakai tanah.
Jangan lupa pula memberikan pupuk tambahan setiap 2-3 minggu menjelang berbunga. Pupuk yang diberikan adalah pupuk daun yang disemprotkan pada daun. Upayakan semprotan mengenai daun bagian bawah karena letak stomata daun tempat pupuk daun diserap pohon belimbing berada di bawah daun.
Perawatan lain yang perlu rutin dilakukan adalah menyiram pohon belimbing setiap 3 hari sekali pada musim kemarau. Penyiraman dilakukan dengan menyemprot semua bagian pohon belimbing. Hal ini bisa membantu proses pembungaan dan pembuahan karena bila pohon belimbing kekurangan air, bunga dan buah cepat rontok.
Hama lalat buah yang menjadi ancaman dapat dihalau dengan melakukan pengasapan pada pohon. Caranya ambil sabut kelapa kering sebanyak 1 kg dan bakarlah. Pengasapan dapat dilakukan setiap 3 hari sejak buah keluar sampai masa panen. Buah yang muncul bisa segera dibungkus. Cara pembungkusan adalah memasukkan buah belimbing tersebut terlebih dahulu ke dalam daun pisang yang dibuat seperti selonsong, lalu dibungkus koran. Buah siap dipetik bila terlihat hijau kekuningan.

Senin, 09 Maret 2015

Cara Unik Menyuburkan Tanaman

CARA UNIK MENYUBURKAN TANAMAN




Memelihara tanaman adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan tenaga dan biaya yang cukup banyak terutama memelihara tanaman hias di dalam pot. Tanaman yang ditanam di dalam pot tidak dapat mencari nutrisi sendiri. Apabila nutrisi pada tanah yang ada di pot tersebut habis, maka tanaman tidak akan dapat tumbuh dan berbunga dengan baik. Olah karena itu tanaman perlu diberi nutrisi tambahan yaitu pupuk. Namun banyak orang memilih untuk tidak memupuk tanaman peliharaannya karena berbagai macam hal (pupuk mahal, ribet, dsb). Berikut ini saya akan berikan beberapa tips untuk mengganti pupuk dengan bahan lainnya.
Sebelum kita membahas lebih jauh, saya ingin mengajak anda untuk mengetahui unsur-unsur dan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Tanaman membutuhkan 2 macam nutrisi yaitu Makronutrient dan Mikronutrient. Makronutrient adalah nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang besar yang antara lain; nitrogen, kalsium, potasium, sulfur, magnesium, dan fosfor. Sedangkan Mikronutrient adalah nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit, contohnya; besi, boron, mangan, seng, tembaga, klor, dan molybdenum. Semua nutrisi tersebut terkandung di dalam pupuk khusus yang digunakan pada tanaman.

Selain menggunakan pupuk, anda juga bisa menyuburkan dengan bahan-bahan murah meriah dan mudah ditemukan. Apa saja bahan-bahan itu?


Vetsin / Mitcin / Penyedap Rasa, Vetsin terbukti dapat membuat tanaman menjadi lebih subur. Saya sendiri pernah mencobanya pada tanaman Anthurium saya. Dan hasilnya tanaman tersebut terlihat lebih subur hanya dalam beberapa minggu. Caranya mudah, taburkan vetsin ke akar tanaman kemudian siram dengan air. Atau anda bisa mencampurkannya dengan air terlebih dahulu kemudian disiramkan ke akar tanaman. 

Kulit telur, setelah anda memasak telur sebaiknya kulit-kulitnya jangan dibuang dulu. Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman adalah Kalsium dalam jumlah besar. Nutrisi tersebut dapat ditemukan pada kulit telur. Caranya mudah, tumbuk telur dan arang sampai halus kemudian taburkan ke akar tanaman dan kemudian siram dengan air. Atau anda juga bisa menggunakan air sisa rebusan telur untuk menyiram tanaman. Tapi ingat, tunggu airnya dingin dulu baru disiramkan...Hehehe 

Abu bakaran (kayu), Abu bakaran memiliki nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Abu bakaran memiliki kandungan kation K (Kalium), Ca (Kalsium), Mg (Magnesium)Si (Silika). Oleh karena itu sering kita lihat tanah yang digunakan oleh penjual bunga terkadang dicampur dengan abu bakaran. dan Kulit Bawang, Air sisa rendaman kulit bawang selama semalam dapat menyuburkan tanaman. Menurut penelitian bawang memiliki kandungan Kalsium, Fosfor dan Besi. Unsur-unsur tersebut merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. 

Ampas Teh, jangan buang sisa celupan teh anda, karena ampas teh ini dapt digunakan untuk menyuburkan tanaman. Rendamlah amas teh kedalam air kemudian keesokan harinya siramkan pada tanaman anda. 

Kulit Pisang, kulit pisang juga memiliki kandungan Kalsium yang cukup tinggi yang dibutuhkan oleh tanaman. Tumbuk kulit pisang hingga halus kemudian larutkan dalam air dan siramkan pada tanaman. 

Agar-agar, agar-agar dapat menyuburkan tanaman. Cara pemberiannya adalah dengan mencampurkan 1 sampai 2 sendok makan agar-agar bubuk kedalam segelas air panas. Setelah agar-agar larut, campur larutan agar-agar ini ke dalam 3 gelas air. Setelah larutan diaduk rata, siramkan ke akar tanaman anda. 

Sisa Obat-Obatan (puyer / tablet), kalau yang satu ini terbilang cukup unik karena seakan-akan memaksakan.... ^ ^ Namun tidak ada salahnya mencoba. Tumbuk sisa obat-obatan yang tidak terpakai / kadaluarsa dan kemudian larutkan kedalam air dan siramkan ke akar tanaman. Cara ini terbukti efektif menyuburkan tanaman. Mungkin hal ini dipengaruhi oleh kandungan unsur kimia yang ada di dalam obat-obatan terutama obat-obatan yang mengandung elemen tertentu seperti Kalsium.
  
Unik? Jangan bilang unik kalau anda belum mencobanya.. ^ ^ Pemberiannya jangan berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan hasilnya akan malah sebaliknya. Kalau anda menginginkan hasil yang memuaskan janganlah anda malas-malas memupuk tanaman anda (dengan bahan2 diatas) secara periodik. Setidaknya seminggu sekali berilah tanaman-tanaman anda yang ada di dalam pot semua nutrisi yang diperlukan tanaman untuk tumbuh. Jangan biarkan tanaman anda "Hidup Segan Mati Tak Mau"... ^ ^

Khasiat Air Kelapa Muda Hijau

Khasiat Air Kelapa Muda Hijau (Degan Ijo)





Air kelapa muda selain enak diminum dalam kondisi segar juga Khasiat Air kelapa Muda adalah sebagai obat berbagai jenis penyakit. Seperti dibawah ini :

Sediakan satu genggam beras. Rendam dalam air kelapa muda yang masih berada dalam tempurung selama 5-7 jam hingga beras terasa asam. Setelah itu giling hingga menjadi bubur halus (tepung). Kemudian oleskan bahan tersebut pada bagian tubuh yang terkena gatal, eksim, luka, atau telapak kaki pecah. Lakukan setiap hari selama 3-4 hari.

Sediakan sejumput bubuk kunyit dan air kapur sirih. Campur dengan air kelapa. Oleskan pada bagian yang terkena luka bakar, misalnya pada telapak tangan atau telapak kaki. Rasa panas pun akan cepat hilang.

Minum air kelapa mudah hijau yang dicampur dengan air perasan jeruk nipis secara teratur.

Berikan air kelapa muda yang diberi sedikit sari jeruk sitrun kepada anak yang mengalami gangguan cacingan. Perlu diperhatikan harus diminumkan secara teratur.

Penderita disentri biasanya akan merasa penat di kaki, demam tinggi, tinja berlendir dan bercampur darah, sering buang air, urine berwarna gelap. Untuk menjernihkan urine, minumlah air kelapa hijau. Bila urine sudah normal, hentikan minum air kelapa tersebut. Namun, apabila ingin minum air kelapa hijau lagi tidak apa - apa, asalkan jangan berlebihan.


Siapkan satu gelas air kelapa campur dengan 25 gram pasta kunyit, biarkan semalam. Keesokan harinya, tambahkan ke dalam ramuan tersebut tiga sendok teh bubuk cendana merah. Aduk sampai merata. Simpan selama tiga hari. Setelah itu, saring ramuan dengan menggunakan kain kasa atau saringan yang rapat. Simpan air perasan dalam botol. Oleskan ramuan tersebut pada wajah yang berjerawat, dua kali sehari sampai jerawat lenyap.

Untuk menghindari kerutan di wajah yang datang lebih dini, basuhlah wajah dengan air kelapa, sesering Anda suka.

Air kelapa hijau dicampur dengan satu sendok teh garam. Gunakan untuk mencuci rambut guna mencegah tumbuhnya uban.

Campur air kelapa dengan sedikit madu, lalu minum. Ramuan ini mampu merangsang pusat-pusat seksual tubuh. Namun juga perlu diperhatikan juga bagaimana cara anda melakukan hubungan dengan pasangan anda. Karena air kelapa ini hanya merangsang gairah seks anda.

Minum air kelapa muda yang telah diembunkan selama satu malam. Setelah itu diminum secara teratur. Dijamin suara anda merdu layaknya hembusan angin sepoi - sepoi di pinggir pantai.

Minggu, 01 Maret 2015

37 Manfaat Madu bagi Kesehatan dan Kecantikan

Pernahkan anda mendengar bahwa madu merupakan salah satu keajaiban dari tuhan mampu menjadi sebuah obat alami untuk berbagai macam obat. Bahkan tentang madu ini tercata dalam Al-Quran (QS. An-Nahl : 68-69). Sejak zaman dahulu kala madu telah digunakan sebagai obat alami dan dijadikan sebagai bahan alami untuk mempercantik diri. Madu ini dapat dicampurkan kedalam makanan atau minuman, bisa juga dikonsumsi secara langsung.

 Khasiat Madu Alami

Manfaat madu untuk kesehatan
Madu
Madu berasal dari salah saru hewan atau serangga yang biasa kita sebut dengan Lebah Madu. Tentu saja lebah madu ini merupakan hewan yang sangat penting dalam proses pembuatan madu. Lebah akan mengumpulkan sari bunga  dan mengubahnya menjadi madu lalu ia akan menyimpannya didalam sarang. Namun walaupun lebah mengambil sari tanaman bunga ia tidak akan merusaknya justru labah akan sangat berguna sekali pada saat proses penyerbukan bunga. Selain menghasilkan madu si lebah ini juga mampu mengahasilkan berbagai macam bahan lainnya yang memiliki harga cukup tinggi antara lain : royal jelly, tepung sari, propolis atau lemlebah, malam lebah dan racun lebah.

Madu

Madu merupakan pemanis buatan yang pertama kali ditemukan, bahkan madu lebih dulu dipakai sebagai pemanis buatan dibandingkan dengan gula. Madu bisa langsung dikonsumsi tanpa harus diolah terlebih dahulu. Waktu dulu pada masa babilonia madu biasa dibawa oleh mertua pria untuk menantunya. Madu ini akan diberikan setiap hari setelah menikah selama beberapa waktu dan disebutlah memberi madu tersebut sebagai Honey Moon. Bahkan istilah itu sampai sekarang masih dipakai walaupun prosesi nya tidak sama seperti pada masa babilonia.

Jenis Madu

Jenis madu sangat banyak sekali tergantung dari lebah nya dan tergantung pula pada jenis nektar atau sari bunga apa yang dikumpulkan oleh silebah. Rasa madu yapun bukan hanya manis saja namun ada juga yang rasanya pahit, asam dan asin. Selain itu kekentalan madupun tergantung tempat lebah madu itu berada. Berikut ini beberapa jenis madu yang bisa kita ketahui :
  • Misalkan apa bila madu itu berada didaerah perkebunan apel maka madu tsb disebut madu apel, bila diperkebunan nanas disebut madu nanas. Jadi jenis madu tergantung pada bunga apa yang dihisap nektarnya.
  • Diindonesia terdapat maadu cengkih yang memiliki rasa yang paling enak dibandingkan dengan jenis madu lainnya. Namun sayangnya jenis madu ini termasuk pada jenis yang cukup langka.
  • Jenis madu juga berbeda beda tergantung pada negara yang menghasilkannya. contohnya di kanada terdapat madu maple, dimalaysia terdapat madu hutan dll.
  • Diarab madu memiliki bentuk yang sangat kental karena tingkat kelembaban didaerah sana sagat rendah.
  • Untuk Madu pahit nektarnya berasal dari bunga mahoni atau bunga pahitan.
  • Madu asin berasal dari bunga jamblang
Pada intinya madu memiliki jenis sesuai dengan apa nektar yang dibawanya. Apabila nektarnya berasal dari salah satu tanaman yang dominan maka madu tsb disebut  Madu Monoflora dan apabila madu tersebut mengumpulkan nekat dari berbagai  jenis tanaman dan tidak ada tanaman yang lebih dominan maka madu tsb disebut  Madu Multiflora.

Kandungan Madu

Manfaat madu untuk kecantikan
Keajaiban Madu
Komposisi kandungan yang terdapat dalam madu banyak sekali dan sangat luar biasa bayangkan saja 1 kg madu itu setara dengan 50 butir telur ayam, 5,7 Liter Susu, 25 buah Pisang, 40 buah jeruk, 4 kg kentang arau 1,68 kg daging. selain itu dalam madu juga terdapat beberapa kandungan gizi yang sangat baik antara lain :
  • Natrium
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Alumunium
  • Besi
  • Fosfor
  • Kalium
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin C
  • Vitamin B6
  • Niasin
  • Asam Pantotenat
  • Biotin Asam Folat
  • Vitamin K
Berikut ini tabel kandungan nutrisi yang ada dalam 100 gr madu
Khasiat Madu untuk Jerawat
Tabel Kandungan

Manfaat Madu untuk Kesehatan

  1. Mampu Meningkatkan daya tahan tubuh dari berbagai macam serangan penyakit
  2. Dapat menghasilkan banyak energi
  3. Meningkatkan stamina tubuh agar tidak mudah merasa lelah dan letih
  4. Menyembuhkan pnyakit lambung
  5. Mengobati radang usus
  6. Menjaga kesehatan jantung dan mengobati penyakit jantung
  7. Mampu mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi dan menurunkan tekanan darah
  8. Memperlancar peredaran darah pada tubuh
  9. Mampu menjadi salah satu obat sariawan
  10. Madu Manuka yang dihasilkan didaerah selandia mampu menjadi obat radang tenggorokan
  11. Mengobati flu dan menurunkan demam yang tinggi
  12. Mampu mengobati orang yang menderita penyakit asma
  13. Obat paru paru
  14. Obat untuk penyakit rematik
  15. Mengobati luka luar dan mengurangi infeksi karena mengandung anti bakteri
  16. Megobati sakit mata
  17. Penyakit syaraf
  18. Mengobati penyakit liver
  19. Obat alami sakit kepala
  20. Impotensi
  21. Serta Mengobati infeksi saluran kemih
  22. Madu bisa mengobati lika bakar, bahkan dapat menghilangkan bau tak sedap akibat infeksi pada luka dan membersihkan nanah sehingga mempu mempercepat proses pertumbuhan.
  23. Karena memiliki kandungan anti jamur makanya madu juga bisa menyembuhkan infeksi yang terdapat di kaki
  24. Apabila mengkonsumsi madu secara teratur bisa mengobati penyakit anemia karena mampu memperbanyak jumlah hemoglobin yang ada pada tubuh

Manfaat Madu untuk Kecantikan

  1. Bisa digunakan untuk memerahkan bibir secara alami
  2. Menghilangkan jerawat dan mencegah jerawat meradang karena mengandung anti bakteri
  3. Biasa digunakan sebagai bahan dasar kosmetik seperti lipstik, bedak dll sejak zaman dahulu
  4. Bisa dipakai untuk merawat tubuh dengan menjadikannya sebagai bahan dasar lotion, sabun sampo, ataupun bahan luluran.
  5. Bisa menghaluskan kulit
  6. membantu merangsang pertumbuhan regenerasi kulit.
  7. Mencegah timbulnya penuaan dini dan mengurangi timbulnya banyak keriput
  8. Mengurangi wajah yang berminyak
  9. Madu memiliki antioksidan alami, shingga bisa menjaga kulit dari serangan sinar ultraviollet yang dapat merusak kulit
  10. mampu senantiasa melembabkan kulit sehingga kulit tidak terlihat kering
  11. Dapat mencegah timbulnya jerawat yang sering membuat resah wanita
  12. Membantu mengangkat sel kulit mati karena madu mampu menembus lapisan atas pada kulit
  13. Madu bisa mencegah timbulnya obesitas dan membantu membakar lemak jahat
Ternyata Khasiat Madu sangat banyak sekali baik itu dari segi kesehatan maupun kecantikan. Minumlah madu setiadaknya setiap pagi untuk menjaga stamina agar tidak mudah lelah. Terimakasih telah berkunjung semoga hari anda semakin menyenangkan.